Hari Ini Dalam Sejarah: 23 Januari 1950, Kudeta Angkatan Perang Ratu Adil Bergelora

0
23

Pada tanggal 23 Januari 1950, kelompok milisi Angkatan Perang Ratu Adil (APRA) yang dipimpin oleh mantan kapten KNIL (het Koninklijke Nederlands(ch)-Indische Leger) Raymond Westerling, berbaris ke kota Bandung di Jawa Barat (Jawa Barat). Dan membunuh semua orang yang memakai seragam TNI. Peristiwa itu sekarang dikenang sebagai Peristiwa Kudeta APRA.

Menurut sistem kalender Gregorian, acara ini adalah salah satu dari banyak peristiwa bersejarah di dunia yang akan diingat pada 23 Januari.

Dalam sejarah hari ini tanggal 23 Januari, ada banyak peristiwa yang disusun dari Thepeoplehistory.com dan Wikipedia.org.

Tahun 1900
Pertempuran antara tentara Inggris dan pasukan Boer – Belanda yang tinggal di Afrika Selatan (Afrika Selatan) – berlanjut di bukit Spioenkop di barat daya Ladysmith, Afrika Selatan. Pertempuran dua hari ini dimenangkan oleh pasukan Boer, yang membunuh 243 tentara Inggris dan hanya kehilangan 68 tentara. Pertempuran selama Perang Boer Kedua itu dikenang sebagai Pertempuran Spioenkop.

Tahun 1942
Bersama banyak warga, Nani Wartabone mendeklarasikan kemerdekaan Indonesia di Gorontalo. Peristiwa itu ditandai dengan jatuhnya bendera Belanda dan munculnya bendera Indonesia merah putih. Namun, Jepang menguasai Gorontalo setelah kedatangannya pada 26 Februari 1942, dan Nani Wartabone ditangkap pada 30 Desember 1943.

Tahun 1942
Pasukan Jepang menyerbu wilayah Rabaul di Britania Baru, Papua Nugini, dan bertempur dengan pasukan Australia hingga Februari tahun yang sama. Pertempuran dimenangkan oleh Jepang, yang kemudian menaklukkan wilayah Rabaul.

Tahun 1945
Jerman memulai Operasi Hannibal untuk mengevakuasi warga sipil dan pasukannya dari wilayah Prusia dan Polandia melalui laut. Evakuasi dilakukan setelah terdesaknya angkatan bersenjata Jerman di daerah itu oleh angkatan bersenjata Soviet. Misi empat bulan ini berhasil mengevakuasi 800.000 hingga 900.000 warga sipil Jerman dan sekitar 350.000 tentara Jerman.

Tahun 1947
Dyah Permata Megawati Setyawati Sukarnoputri lahir di Yogyakarta, Indonesia, di dari rahim Fatmawati, istri Presiden Indonesia pertama Soekarno. Megawati menjadi Wakil Presiden ke-8 pada tahun 1999 dengan Presiden Abdurrahman Wahid. Setelah pengunduran diri Abdurrahman Wahid pada tahun 2001, Megawati secara resmi menggantikannya sebagai presiden. Megawati telah memimpin Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) sejak 1999.

Tahun 1950
Kelompok Milisi Angkatan Perang Ratu Adil (APRA), yang dipimpin oleh mantan komandan pasukan khusus KNIL Raymond Westerling, berbaris ke kota Bandung di Jawa Barat dan membunuh semua orang yang memakai seragam TNI. APRA, yang ingin menggulingkan pemerintahan Sukarno, menduduki Bandung selama beberapa waktu. Pemerintah Republik Indonesia mempercepat penggabungan wilayahnya pada 17 Agustus 1950. Insiden ini sekarang dikenal sebagai Peristiwa Kudeta APRA.

Tahun 1963
Perang kemerdekaan Guinea-Bissau pecah ketika pasukan Guinea-Bissau menyerang pasukan Portugis di wilayah Tite, Quinara, Guinea-Bissau. Perang itu berlangsung hingga 10 September 1974 dan berakhir dengan kemerdekaan dari Guinea-Bissau.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here