MAU DIGOYANG SEHARGA 500 RIBU, 7 MAMAH MUDA INI KENA BATUNYA

0
10

Bisnis jasa pemuas laki-laki yang menyertakan mamah muda berhasil dibongkar aparat kepolisian.


Perempuan-perempuan muda yang berstatus sebagai Ibu Rumah Tangga (IRT) ini digelandang polisi.

Mereka diciduk di depan hotel yang berlokasi di wilayah Gampong Paya Tunong, Kecamatan Langsa Baro, Aceh.

Mereka diperkirakan terlibat dalam bisnis prostitusi online.


Para mamah muda ini diamankan di wilayah Kota Langsa, Aceh.

Penyergapan berlangsung di sejumlah tempat terpisah selama dua hari berturut-turut.


Tujuh wanita yang dibawa polisi yakni berinisial Yus (47), Hen (35), CL (32), CJ (23), De (23), Feb (22) dan In (24).

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Langsa Iptu Arief S Wibowo berujar, awalnya pihak kepolisian menerima informasi dari masyarakat tentang prostitusi online tersebut.


Setelah itu, pihaknya mendalami informasi tersebut.

Pada mulanya, Sabtu (09/05/2020) pukul 16.00 WIB sore, polisi menangkap dua tersangka mucikari di depan Hotel Harmoni Jalan Jendral A Yani Kota Langsa.


Dua tersangka yaitu Yus (47) berstatus Ibu Rumah Tangga (IRT) warga Gampong Jawa Muka, Kecamatan Langsa Kota, dan Hen (35) IRT warga Gampong Alur Dua Kecamatan Langsa Baro.


Kedua tersangka ini berlaku sebagai muncikari alias penghubung yang bertugas sebagai penerima pesanan atau permintaan laki-laki yang menginginkan jasa para perempuan tersebut.

“Setelah ditelusuri lebih jauh, kita temukan dua orang pada 9 Mei 2020, yaitu berinisial YN (47) dan HN (50). Keduanya mucikari dan warga Langsa,” ucap Arief.


Penahanan dua orang terduga mucikari ini pun akhirnya merambah ke sejumlah wanita lain yang masuk ke jaringan PSK prostitusi online.

Berdasarkan keterangan mucikari tersebut, total ada lima orang yang juga bekerja sebagai pekerja seks.


Polisi lalu menangkap lima perempuan lainnya. Kelima perempuan tersebut terdiri dari perempuan muda hingga ibu rumah tangga.

Semuanya warga Kota Langsa. Mereka kini diamankan di Mapolres Langsa.


Memasang Harga 500.000


Muncikari prostitusi online menarifkan harga Rp 50.000 untuk bisa berkencan dengan mamah muda.

Tarif yang diajukan kepada pria hidung belang ini untuk short time atau waktu singkat sekali berkencan.


“Setiap 1 pelanggan mucikari mengaku mendapat komisi Rp 100-200 ribu, selebihnya untuk wanita penghiburnya dengan dari tarif sekali pakai Rp 500 ribu,” keterangan Kasat Reskrim Polres Langsa, Iptu Arief S Wibowo.

5 Pekerja Seks Diperbolehkan Pulang


Kasat Reskrim melanjutkan, dari tujuh yang diamankan pada Sabtu (9/5/2020) itu, baru dua orang selaku mucikari yang ditetapkan tersangka.

Yaitu tersangka berinisial Yus (47) berstatus Ibu Rumah Tangga (IRT) warga Gampong Jawa Muka, Kecamatan Langsa Kota, dan Hen (35) IRT warga Gampong Alur Dua Kecamatan Langsa Baro.


Sementara kelima orang mamah muda PSK online ini statusnya masih sebagai saksi.
Kelimanya yakni berinisial CL (32), CJ (23), De (23), Feb (22) dan In (24).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here