MERAYAKAN ‘KEMENANGAN’ DENGAN PENUH KESEDIHAN #EidMubarak

0
6

Bandung, 23 mei 2020, jam 18.00. Umat muslim ditanah air merayakan kemenangannya dalam perang terhadap hawa nafsunya dan juga wabah virus COVID19.

Banyak umat muslim dalam satu bulan khusuk menjalani ibadah puasa, dibarengi dengan memaksa kan diri untuk merayakan ibadah puasa jauh dari sanak sodara, bahkan keluarga, istri dan anaknya sendiri. Demi melindungi dirinya sendiri, dan banyak orang dengan #dirumahaja, adapula yang perantauan bertahan dikosan ataupun tempat singgah sementara mereka.

Sangat disayangkan memang, banyak orang bertaruh psikis demi tidak pulang kekampung halamanya demi mencegah wabah semakin ‘menggila’ lagi, tak menutup kemungkinan segelintir orang atau kelompok tidak peduli dan tetap pulang kampung atau mudik.

Kita sepakat secara tidak sadar, bahwa pulang kampung atau pun mudik adalah istilah yang berbeda tapi tetap sama. Yaitu, pulang tempat asal dan berkumpul dengan keluarga. Padahal, bisa saja mereka pulang sendiri atau bahkan membawa orang di sekitarnya untuk selamanya dari dunia ini.

Kesedihan dalam merayakan hari raya juga di ungkapka oleh akun twitter Sepatu kw @Tremanja

Saya anak kost yang tidak bisa pulang mengucapkan #EidMubarak stayhome, jadilah masyarakat bijak” ungkapnya dalam akun @TRemanja. Memang benar kita haruslah bijak untuk menahan diri dan menahan ego kita untuk ‘mudik’. 

Tentu saja kesedihan ini dirasakan oleh sebagian besar bangsa indonesia, dan akan selalu dikenang sebagai ramadhan terberat dan terkhusuk bagi kita semua, yang menahan diri untuk melaksanakan PSBB, apalagi bagi tenaga medis yang berjuang digaris terdepan.

Mari kita rayakan kemenangan ini dengan menahan diri di rumah saja, barulah kita akan merasakan kemenangan sesungguhnya ketika wabah ini berakhir. Happy Eid Mubarak.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here