PASIEN POSITIF CORONA KEJAR DAN PELUK WARGA SUPAYA MEREKA JUGA IKUT TERPAPAR VIRUS

0
7

Salah seorang warga di Tasikmalaya, Jawa Barat, tidak terima dan membuat kegaduhan saat dijemput petugas setelah dinyatakan positif Covid-19.

Pasien berinisial AR itu dinyatakan positif Covid-19 setelah menjalani swab test pada Jumat, 15 Mei 2020.

Akan tetapi AR tak terima kalau dia dinyatakan positif Covid-19. Dia justru menolak ketika akan dijemput oleh petugas.

Video kelakuan AR yang membuat kegaduhan dan menolak Ketika akan dijemput petugas sempat viral di media sosial Instagram.

Dalam video tersebut, seorang wanita berbaju biru marah karena banyak orang yang berkumpul di depan rumahnya.

Tak lama kemudian AR terlihat keluar dari rumah lalu mengejar kerumunan warga yang merekam aksi penolakan tersebut.

Bukan hanya itu, AR dengan marah berusaha memeluk warga yang segera lari menjauhinya.

“Ieu naon (apa sih) ? Di mana sih ? Saya peluk semua, ODP kamu, ODP,” teriak AR yang berusia 40 tahun itu sambil mengejar dan memeluk beberapa warga.

Mengenai hal itu, Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Muhammad Yusuf, membetulkan informasi mengenai warga yang membuat kegaduhan saat dijemput tim medis.

Yusuf berkata penjemputan paksa dilakukan karena warga tersebut menolak menjalani isolasi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here